• 20130310

    Tentara Islam Bersatu Dipimpin Khalid Bin Walid Pada Perang Yarmuk

    Tentara Islam Khalid Bin Walid, Abu Ubaidah, Amru Bin Ash, Syarahbil Bin Hasanah Dan Ikrimah Bin Abu Jahal

    Tentara Islam - Muslim Warrior - smxzz.com
    Tentara Islam - Muslim Warrior - Image Source: smxzz.com
    Ketika tentara Romawi beserta para panglimanya berkumpul di al-Waqusah [Al-Waqusah: sebuah lembah di samping sungai Yarmuk, berdataran rendah dan memiliki jurang, banyak tentara Romawi yang berantai terjatuh ke dalamnya.] maka para sahabat berpindah dari tempat lama mereka ke suatu tempat yang berdekatan dengan tentara Romawi di sebuah jalan yang tidak memiliki alternatif lainnya kecuali jalan itu saja. Amru bin al-Ash berkata, "Bergembiralah wahai saudara-saudaraku sekalian! Demi Allah pasukan Romawi telah terkepung, setiap tentara yang terkepung sedikit sekali bagi mereka peluang untuk menang".[Tarikh ath-Thabah, 3/394]

    Ketika para sahabat berkumpul untuk bermusyawarah bagaimana cara mereka bergerak menuju Romawi, ketika itu para panglima duduk untuk mengikuti musyawarah itu, datanglah Abu Sufyan dan berkata, "Aku tidak pernah mengira akan diberi umur panjang hingga dapat menyaksikan suatu perkumpulan untuk menyusun siasat perang sementara aku tidak hadir situ." Setelah itu ia mengusulkan agar pasukan dibagi menjadi tiga pasukan: Sepertiganya bersiap-siap di depan tentara Romawi, kemudian sepertiga lainnya yang terdiri dari perbekalan dan para wanita agar berjalan, dan Khalid dengan sepertiga tentara lainnya di posisi belakang, maka jika musuh telah mencapai perkemahan wanita dan perbekalan mereka, Khalid akan segera berpindah ke depan kaum wanita dan mereka dapat menyelamatkan diri ke tempat yang lapang di belakang Khalid dan pasukannya, sambil menunggu kedatangan bala bantuan, maka mereka segera melaksanakan pendapat itu dan itulah ide yang terbaik.

    Ketika Khalid sampai di Syam, Bahan menerima bantuan tentara dari Romawi lengkap dengan membawa para pendeta, uskup maupun pihak gereja untuk memberikan motivasi kepada pasukan agar agama Nasrani menang. Sempurnalah jumlah pasukan Romawi menjadi 240.000 personil pasukan, 80.000 pasukan diikat dengan rantai besi, 80.000 pasukan berkuda, 80.000 pasukan infantri.[Tarikh ath-Thabari, 3/394]

    Saif bin Umar berkata, "Sebagian orang mengatakan bahwa pasukan yang dirantai berjumlah 10.000 pasukan. Setiap sepuluh orang dirantai menjadi satu agar tidak dapat melarikan diri." Wallahu A’lam.

    Saif bin Umar berkata, "Kemudian Ikrimah datang membawa tentaranya, hingga sempurna jumlah pasukan sahabat menjadi 30.000 hingga 40.000 pasukan." Khalid melihat pasukan kaum muslimin terbagi-bagi, ada pasukan Abu Ubaidah, pasukan Amru bin al-Ash, dan pasukan Syarahbil bin Hasanah. Khalid menginstruksikan kepada seluruh pasukan untuk menyatukan diri dan melarang mereka bercerai berai dan berselisih.
    Sesungguhnya hari ini adalah hari penentu bagi hari esok
    Pasukan Islam mulai berkumpul dan berhadap-hadapan dengan musuh pada awal bulan Jumadil Akhir. Sementara Khalid berpidato di hadapan tentaranya, setelah memuji Allah ia mulai berbicara,

    "Sesungguhnya hari ini adalah salah satu dari hari-hari milik Allah, tidak layak pada hari ini berbangga-bangga ataupun melampaui batas. Ikhlaskan niat kalian dalam berjihad hanya karena Allah. Sesungguhnya hari ini adalah hari penentu bagi hari esok. Jika kita berhasil memukul mundur mereka pada hari ini hingga ke parit-parit mereka maka kita akan terus mendesak mereka, tetapi jika pada hari ini kita dikalahkan mereka, maka selama-lamanya kita tidak akan dapat berjaya lagi."

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Copyright © MUSLIM BLOG

    Promoted Link: Tafsir Sponsored By: Gratis Template By: Habib