Fadhilah AlQuran

Fadhilah Orang Yang Melaksanakan Ajaran Al Quran


عنِ ابن عمر رضي اللَّه عنهما عن النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قال : لَا حَسَدَ إلاُّ في اثنَتَيْن : رَجُلٌ آتَاهُ اللَّه القُرآنَ ، فَهُوَ يَقُومُ بِهِ آنَاءَ اللَّيلِ وآنَاءَ النَّهَارِ ، وَرجُلٌ آتَاهُ اللَّه مَالًا ، فَهُوَ يُنْفِقُهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَآنَاءَ النَّهَارِ

Dari Ibnu رضي اللَّه عنهما dari Nabi صلي الله عليه وسلم, ia bersabda : “Tidak dibenarkan iri hati kecuali kepada dua orang; seorang lelaki yang dikaruniai Allah hapalan Al Qur’an maka ia membacanya sepanjang malam dan siang, dan seorang lelaki yang diberi Allah harta lalu ia menginfakkannya sepanjang malam dan siang”. Muttafaq ’alaih. [Muttafaq 'Alaih Diriwayatkan Oleh Bukhari No. Hadist:5025 Dan Muslim No. Hadist:815]


Fadhilah Membaguskan Suara Saat Membaca Al Quran


عن أبي هريرة قال: سمعت رَسُول اللَّهِ صلى الله عليه وسلم  يقول: مَا أَذِنَ اللهُ لِشَيْءٍ مَا أَذِنَ لِنَبِيٍّ حَسَنِ الصَّوْتِ يَتَغَنَّى بِالْقُرْآنِ يَجْهَرُ بِهِ

Dari Abu Huraira رضي الله عنه, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah صلي الله عليه وسلمbersabda : “Allah tidak mendengar sesuatu seperti Ia mendengar seorang nabi yang bersuara bagus melantunkan Al Qur’an dengan nyaring”. Muttafaq ’alaih. [Muttafaq 'Alaih Diriwayatkan Oleh Bukhari No. Hadist:5024 Dan Muslim No. Hadist:792]


Fadhilah Surat Al Fatihah


عن أبي سعيد رافع بن المعلي قال : ... قلت : يَا رسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ قُلْتَ لأُعَلِّمنَّكَ أَعْظَمَ سُورَةٍ في الْقُرْآنِ ؟ قال : الحَمْدُ للَّهِ رَبِّ العَالمِينَ هِيَ السَّبْعُ المَثَاني ، وَالْقُرْآنُ الْعَظِيمُ الَّذِي أُوتِيتُهُ
Dari Raafi’ bin Al Mu’ala رضي الله عنه , ia berkata : “Wahai Rasulullah, sesungguhnya engkau mengatakan “Aku mengajarimu surat yang paling agung dalam Al Qur’an”, ia bersabda :

الحمد لله رب العالمين

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam”, surat ini adalah tujuh ayat yang diulang-ulang dan surat Al Qur’an yang agung yang diwahyukan kepadaku”. HR. Bukhari. [Diriwayatkan Oleh Bukhari No. Hadist:5006]


Wasiat Rasulullah صلي الله عليه وسلم


عن طلحة قال : سألت عبد الله بن أبي أوفى أَوْصَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ فَقَالَ: لَا، فَقُلْتُ كَيْفَ كُتِبَ عَلَى النَّاسِ الْوَصِيَّةُ أَوْ أُمِرُوا بِهَا وَلَـمْ يوص؟  قَالَ أَوْصَى بِكِتَابِ اللَّهِ

Dari Thalhah , ia berkata : " aku bertanya kepada Abdullah bin Abi Aufa," apakah ada Rasulullah صلي الله عليه وسلمberwasiat ? dia berkata : " tidak". Aku berkata," bagaimana mungkin orang – orang diwajibkan berwasiat sedangkan beliau tidak berwasiat ? dia berkata ," beliau berwasiat dengan kitabullah". Muttafaq alaih. [Muttafaq 'Alaih Diriwayatkan Oleh Bukhari No. Hadist:5022 Dan Muslim No. Hadist:1634]


Fadhilah Membaca Al Quran


Hadist Nabi :
عن أبي أمامة الباهلي  قال : سمعت رَسُول اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يقول : اقرؤوا القرآن ؛ فإنه يأتي يوم القيامة شفيعاً لأصحابه ، اقرؤوا الزهراوين : البقرة وسورة آل عمران ؛ فإنهما تأتيان يوم القيامة كأنهما غمامتان ، أو كأنهما غيايتان أو كأنهما فرقان من طير صواف ، تحاجان عن أصحابهما ، اقرؤوا سورة البقرة ؛ فإن أخذها بركة ، وتركها حسرة ، ولا يستطيعها البطلة.

Dari Abu Umamah رضي الله عنه , ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Bacalah Al Qur’an karena di hari kiamat ia datang memberi syafaat pada orang yang membacanya. Bacalah Az Zahrawain, yaitu; surat Al Baqarah dan Ali Imran, nanti di hari kiamat kedua surat tersebut datang bagaikan dua gumpalan awan, atau bagaikan dua rombongan burung yang terbang membentangkan sayapnya , membela orang yang selalu membacanya, bacalah surat al Baqarah, karena membacanya membawa keberkahan, dan meninggalkannya adalah penyesalan, dan tukang sihir tidak mampu menyihir orang yang membacanya”. HR. Muslim. [Diriwayatkan Oleh Muslim No. Hadist:804]


Hadist Nabi :
عن أبي هريرة  قال : قال رَسُول اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : أيحب أَحَدُكُمْ إِذَا رَجع إِلىَ أَهْلِهِ أن يجد فيه ثلاث خلفات عظام سمان ؟  قلنا نعم ، قال : فثلاث آيات يقرأ بهن أحدكم في صلاته خير له من ثلاث خلفات عظام سمان

Dari Abu Hurairah رضي الله عنه , ia berkata : “Rasulullah صلي الله عليه وسلم bersabda : “ sukakah salah seorang kamu apabila kembali ke rumahnya mendapati tiga ekor unta gemuk besar yang sedang hamil ? kami berkata: tentu. Beliau bersabda," sesungguhnya tiga ayat yang yang dibaca saat shalat lebih baik baginya daripada tiga ekor unta gemuk besar yang sedang hamil". H.R. Muslim. [Diriwayatkan Oleh Muslim No. Hadist:802]

 
Hadist Nabi :
وعن عبد اللَّه بن عمرو بن العاص  عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: يُقَالُ لِصاحبِ الْقُرَآنِ : اقْرأْ وَارْتَقِ وَرَتِّلْ كَما كُنْتَ تُرَتِّلُ في الدُّنْيَا ، فَإنَّ منْزِلَتَكَ عِنْد آخِرِ آيةٍ تَقْرَؤُهَا



AlQuran WallpaperDari Abdullah bin Amru r.a, dari Nabi SAW, ia bersabda : “Kelak akan dikatakan kepada orang yang mengamalkan Al Qur’an : “Bacalah sambil naik (tangga surga), dan bacalah dengan tartil seperti engkau membacanya dahulu di dunia dengan tartil karena sesungguhnya tempatmu di akhir ayat yang engkau baca”. HR. Abu Daud dan Tirmizi. [Hadist Hasan Shahih. Diriwayatkan Oleh Abu Daud No. Hadist:1664 Dan Tarmizi No. Hadist:2914]
Demam Menjadi Obat Dari Dosa Dan Penyakit Lainnya

Demam Menjadi Obat Dari Dosa Dan Penyakit Lainnya

Telah menceritakan kepadaku 'Ubaidullah bin 'Umar Al Qawariri; Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Zurai'; Telah menceritakan kepada kami Al Hajjaj Ash Shawwaf; Telah menceritakan kepadaku Abu Az Zubair; Telah menceritakan kepada kami Jabir bin 'Abdullah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam datang berkunjung ke rumah Ummu Saib atau Ummu Musayyab, maka beliau bertanya: "Sakit apa kamu sampai menggigil begitu?" Jawab Ummu Saib; "Demam! Yang Allah Ta'ala tidak memberi berkah dengannya." Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kamu menyalahkan penyakit, karena penyakit itu dapat menghilangkan kesalahan (dosa-dosa) anak Adam, seperti halnya Kir (alat peniup atau penyala api) membersihkan karat-karat besi." حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ الصَّوَّافُ حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَ...

Doa Menuntut Ilmu Pengetahuan

Doa Menuntut Ilmu Pengetahuan

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Numair dari Musa bin Ubaidah dari Muhammad bin Tsabit dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdo'a:  Ya Allah, berilah aku manfa'at dengan ilmu yang Engkau ajarkan kepadaku, ajarilah aku sesuatu yang bermanfaat bagiku, dan tambahkanlah ilmu kepadaku, segala puji bagi Allah atas setiap kondisi. حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُبَيْدَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Anjuran Mengajarkan Keterampilan Kepada Anak

Anjuran Mengajarkan Keterampilan Kepada Anak

Telah menceritakan kepada kami Yahya Bin Adam Telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abdurrahman Bin 'Ayyasy dari Hakim Bin Hakim dari Abu Umamah Bin Sahal dia berkata; Umar menulis surat kepada Abu 'Ubaidah Bin Al Jarrah (yang berisi);  "Ajarkanlah kepada anak anak kalian berenang dan cara berperang kalian dengan menggunakan panah, sebab mereka akan melaksanakan berbagai tujuan." Lalu ada panah nyasar mengenai seorang anak hingga membunuhnya, akan tetapi tidak ditemukan orang tuanya, sementara dia berada dalam asuhan pamannya (dari pihak ibu), kemudian Abu 'Ubaidah menulis surat kepada Umar tentang hal itu (yang berisi); "Kepada siapa aku memberikan diyatnya?" Lalu Umar menulis surat kepadanya; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda: "Allah dan Rasul-Nya adalah wali bagi orang yang tidak ada walinya, dan paman (dari pihak ibu) adalah pewaris bagi orang yang tidak memiliki ahli waris." G...

Keadaan Manusia Di Padang Masyar

Keadaan Manusia Di Padang Masyar

Telah menceritakan kepada kami Abu Al Walid Ath thayalisi telah menceritakan kepada kami Syu'bah ia berkata; Telah menceritakan kepada kami Al Mughirah bin An Nu'man ia berkata; Aku mendengar Sa'id bin Jubair menceritakan hadits dari Ibnu Abbas ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah berkhutbah seraya bersabda: "Wahai manusia, sesungguhnya kalian akan dikumpulkan di hadapan Allah dalam keadaan telanjang kaki, telanjang badan dan tidak berkhitan." Kemudian beliau membaca firmanNya: (Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati, sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya). حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ الطَّيَالِسِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُغِيرَةُ بْنُ النُّعْمَانِ قَالَ سَمِعْتُ سَعِيدَ بْنَ جُبَيْرٍ يُحَدِّثُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ خَطَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّكُمْ...

Siti Maryam Berpuasa

Siti Maryam Berpuasa

Salahsatu Bukti Bahwa Puasa Telah Dilaksanakan Sejak Dahulu Dalam artikel yang telah lalu, yaitu Anjuran Berpuasa Sebagaimana Orang Dahulu ada dibahas tentang puasa orang dahulu. Pernyataan tersebut tersirat dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, dan tujuan berpuasa adalah karena mencari ridha Allah Subhanahu Wa Ta`ala. Allah mewajibkan berpuasa kepada orang-orang sebelum kedatangan Nabi Muhammad, bertujuan sebagai pembuktian kepatuhan, penyerahan diri dan ketaqwaan. Salahsatu bukti kuat didalam Al-Quran tentang berpuasa seperti yang telah diwajibkan kepada umat sebelum umat Islam sekarang ini adalah seperti yang dilakukan oleh Siti Maryam. Puasa nazar yang dilakukan oleh Sayyidah Maryam diperuntukkan sebagai komitmen berserah diri kepada Allah Rabbul 'Alamin.

Sirah Nabawiyyah Kenabian Muhammad Secara Global

Sirah Nabawiyyah Kenabian Muhammad Secara Global

Sesungguhnya telah terhimpun pada diri Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam sejak dari perkembangannya kelebihan-kelebihan yang merupakan terbaik yang ada pada lapisan masyarakat kala itu. Beliau adalah tipe manusia utama dari sisi kejernihan berpikir dan ketajaman pandangan. Beliau memiliki porsi kecerdikan yang lebih, orisinilitas pemikiran dan ketepatan sarana dan misi. Beliau biasa diam berlama-lama untuk renungan yang panjang, pemusatan pikiran serta pencapaian kebenaran. Dengan akalnya yang brilian dan fithrahnya yang suci beliau memonitor lembaran kehidupan, urusan manusia dan kondisi banyak kelompok. Karenanya, beliau acuh terhadap segala bentuk khurafat dan jauh sejauh-sejauhnya dari hal itu. Beliau berinteraksi dengan manusia secara profesional baik terhadap dirinya ataupun diri mereka; hal yang baik beliau ikut berpartisipasi didalamnya dan jika tidak, maka beliau lebih memilih untuk mengasingkan diri. Beliau tidak pernah minum khamar, tidak pernah makan daging y...

Copyright © MUSLIM BLOG