• 20140120

    Shalat Lima Waktu Sebagai Kafarah/ Penebus Dosa

    Rukun Islam - Shalat Dalam Hadits Dan Al-Quran

    Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Hamzah berkata, telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu Hazim dan Ad Darawardi dari Yazid -yakni Ibnu 'abdullah bin Al Hadi- dari Muhammad bin Ibrahim dari Abu Salamah bin 'Abdurrahman dari Abu Hurairah, bahwa ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Bagaimana pendapat kalian seandainya ada sungai di depan pintu rumah salah seorang dari kalian, lalu dia mandi lima kali setiap hari? Apakah kalian menganggap masih akan ada kotoran (daki) yang tersisa padanya?" Para sahabat menjawab, "Tidak akan ada yang tersisa sedikitpun kotoran padanya." Lalu beliau bersabda: "Seperti itu pula dengan shalat lima waktu, dengannya Allah akan menghapus semua kesalahan." (Hadist Riwayat Bukhari)


    Al Baqarah 238


    حَافِظُواْ عَلَى الصَّلَوَاتِ والصَّلاَةِ الْوُسْطَى وَقُومُواْ لِلّهِ قَانِتِينَ

    Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa [152]. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu'.

    [152] "Shalat wusthaa" ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. Ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan "shalat wusthaa" ialah shalat Ashar. Menurut kebanyakan ahli hadits, ayat ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

    Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:
    Guard strictly (five obligatory) AsSalawat (the prayers) especially the middle Salat (i.e. the best prayer Asr). And stand before Allah with obedience (and do not speak to others during the Salat (prayers)).

    Yusuf Ali:
    Guard strictly your (habit of) prayers, especially the Middle Prayer; and stand before Allah in a devout (frame of mind).

    Uraian: الصَّلَوَاتِ memiliki arti jamak,yaitu shalat-shalat (jamak dalam bahasa Arab adalah tiga atau lebih).
    الصَّلاَةِ الْوُسْطَى memiliki arti yaitu shalat pertengahan.
    Jika الصَّلَوَاتِ adalah 3 waktu shalat dan الصَّلاَةِ الْوُسْطَى shalat pertengahan, maka jumlah shalat pertengahan ini haruslah 2 waktu shalat (kalau hanya 1 waktu shalat saja, maka shalat ini tidak berada dipertengahan).

    Huud  114


    وَأَقِمِ الصَّلاَةَ طَرَفَيِ النَّهَارِ وَزُلَفًا مِّنَ اللَّيْلِ إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّـيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ

    Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.

    Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:
    And perform As-Salat (Iqamat-as-Salat), at the two ends of the day and in some hours of the night (i.e. the five compulsory Salat (prayers)). Verily, the good deeds remove the evil deeds (i.e. small sins). That is a reminder (an advice) for the mindful (those who accept advice).

    Yusuf Ali:
    And establish regular prayers at the two ends of the day and at the approaches of the night: For those things, that are good remove those that are evil: Be that the word of remembrance to those who remember (their Lord)

    Al Israa' 78


    أَقِمِ الصَّلاَةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَى غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

    Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh [865]. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).

    [865] Ayat ini menerangkan waktu-waktu shalat yang lima. Tergelincir matahari untuk waktu shalat Zhuhur dan Ashar, gelap malam untuk waktu Magrib dan Isya.

    Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:
    Perform AsSalat (Iqamat-as-Salat) from mid-day till the darkness of the night (i.e. the Zuhr, Asr, Maghrib, and Isha prayers), and recite the Quran in the early dawn (i.e. the morning prayer). Verily, the recitation of the Quran in the early dawn is ever witnessed (attended by the angels in charge of mankind of the day and the night).

    Yusuf Ali:
    Establish regular prayers - at the sun's decline till the darkness of the night, and the morning prayer and reading: for the prayer and reading in the morning carry their testimony.

    Tafsir Depag Surah Al-Isra' Ayat 78
    Ayat ini memerintahkan agar Rasulullah saw mendirikan salat sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam, dan mendirikan salat subuh. Maksudnya ialah mendirikan salat yang lima waktu, yaitu salat Zuhur, Asar, Magrib, Isyak dan Subuh.

    Mendirikan salat yang lima waktu ialah mengerjakan dan menunaikannya, lengkap dengan rukun-rukun dan syarat-syaratnya, terus menerus dikerjakan, sesuai dengan yang diperintahkan Allah, baik menurut lahir, maupun menurut batin. Yang dimaksud "lahir ialah mengerjakan salat sesuai dengan ketentuan ketentuan yang ditetapkan agama, dan yang dimaksud dengan "batin' ialah mengerjakan salat dengan hati, dengan segala ketundukan dan kepatuhan kepada Allah SWT penuh kekhusyukan, karena merasakan keagungan dan kekuasaan Allah yang menguasai dan menciptakan seluruh alam ini. Rasulullah saw memerintahkan kaum muslimin, menyembah Allah, termasuk salat dalam keadaan seakan-akan melihat Allah SWT.

    اعبد الله كأنك تراه فإن لم يكن تراه فإنه يراك
    Artinya:
    Bersabda Nabi saw: "Sembahlah Allah, seolah-olah engkau melihat Nya, maka jika engkau tidak melihat Nya, maka sesungguhnya Ia melihat engkau".

    Apabila seseorang hamba Allah mengerjakan salat yang lima waktu, berarti Ia telah mengerjakan salah satu dari rukun Islam. Dalam ayat ini diterangkan bahwa salat subuh itu disaksikan oleh para malaikat. Maksudnya ialah pada waktu subuh itu bertemu malaikat penjaga malam dengan malaikat penjaga siang, karena pada waktu mereka mengadakan pergantian tugas. Pada waktu kedua malaikat itu akan melihat seseorang hamba yang dan melaporkan kepada Tuhan apa yang mereka lihat itu, sebagaimana diterangkan dalam hadis Nabi saw:

    روى أبو هريرة أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: يتعاقبون فيكم ملائكة بالليل وملائكة بالنهار ويجتمعون في صلاة الصبح وفي صلاة العصر فيعرج الذين باتو فيكم قيسألهم ربهم وهو أعلم بكم، كيف تركتم عبادي؟ فيقولون أتيناهم وهم يصلون وتركناهم وهم يصلون
    Artinya:
    Dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi saw bersabda: "Malaikat malam dan siang bergantian dalam tugasnya. Mereka berkumpul pada salat subuh dan salat asar. Maka naiklah malaikat yang menjagamu pada malam hari, dan Tuhan bertanya kepada mereka (padahal Allah lebih mengetahui tentang kamu): "Bagaimana keadaan hamba Ku waktu engkau meninggalkan?" Para malaikat menjawab: "Kami datang kepada mereka, mereka dalam keadaan salat dan kami tinggalkan mereka, merekapun dalam keadaan salat pula" (H.R. Tirmizi)

    Mengenai keadaan seorang mukmin yang selalu mengerjakan salat subuh pada awal waktunya, berkata Ar Razi: "Sesungguhnya pada waktu subuh itu manusia menyaksikan tanda-tanda kekuasaan Allah dan kebagusan hikmah Nya di langit dan di bumi. Pada waktu itu sinar siang yang terang benderang menyapu kegelapan malam, waktu itu bangunlah orang yang sedang tidur dan pancainderanya kembali bekerja setelah terlena selama mereka tidur".

    Ar Ruum 17


    فَسُبْحَانَ اللَّهِ حِينَ تُمْسُونَ وَحِينَ تُصْبِحُونَ

    Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di petang hari dan waktu kamu berada di waktu subuh,

    Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:
    So glorify Allah (above all that (evil) they associate with Him (O believers)), when you come up to the evening (i.e. offer the (Maghrib) sunset and (Isha) night prayers), and when you enter the morning (i.e offer the (Fajr) morning prayer).

    Yusuf Ali:
    So (give) glory to Allah, when ye reach eventide and when ye rise in the morning;

    Ar Ruum 18


    وَلَهُ الْحَمْدُ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَعَشِيًّا وَحِينَ تُظْهِرُونَ

    dan bagi-Nyalah segala puji di langit dan di bumi dan di waktu kamu berada pada petang hari dan di waktu kamu berada di waktu Zuhur [1168].

    [1168] Maksud bertasbih dalam ayat 17 ialah bersembahyang. Ayat- ayat 17 dan 18 menerangkan tentang waktu sembahyang yang lima.

    Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan:
    And His is all the praises and thanks in the heavens and the earth, and (glorify Him) in the afternoon (i.e. offer Asr prayer) and when you come up to the time, when the day begins to decline (i.e offer Zuhr prayer). (Ibn Abbas said: "These are the five compulsory congregational prayers mentioned in the Quran)."

    Yusuf Ali:
    Yea, to Him be praise, in the heavens and on earth; and in the late afternoon and when the day begins to decline.

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Copyright © MUSLIM BLOG

    Promoted Link: Tafsir Sponsored By: Gratis Template By: Habib