Lokasi: Jakarta, Indonesia

Perundingan Dan Pertempuran Pada Perang Yarmuk

Perundingan-Perundingan Sebelum Perang Yarmuk Terjadi


Ketika dua pasukan telah mendekat, Abu Ubaidah, Yazid bin Abu Sufyan maju ke arah tentara Romawi. keduanya membawa Dhirar bin al-Azur, Harits Ibnu Hisyam, dan Abu Jandal bin Suhail, mereka berteriak sambil menyeru, "Kami ingin bertemu untuk berunding dengan kalian!" Maka mereka diberi izin untuk berjumpa dengan Tazariq. Ketika itu Tazariq tengah duduk di dalam tenda yang terbuat dari sutera.

Para sahabat berkata kepada mereka, "Kami tidak dihalalkan memasuki tenda ini". Lalu pemimpin mereka memerintahkan agar karpet dari sutera dibentangkan dan mereka dipersilahkan duduk di atasnya. Para Sahabat berkata, "Kami tidak dibolehkan duduk di atasnya." Akhirnya Tazariq duduk dengan mereka di tempat yang mereka inginkan. Mereka mengadakan perundingan untuk damai. Para sahabat mendakwahi mereka agar masuk ke dalam agama Allah, namun sayang perundingan ini berakhir tanpa membawa hasil, akhirnya merekapun kembali ke dalam barisan pasukan.

Al-Walid bin Muslim menyebutkan, bahwa Bahan meminta kepada Khalid agar berjumpa dengannya di antara dua pasukan yang sedang berhadapan untuk berdamai, Bahan berkata kepada Khalid, "Kami telah mengetahui bahwa perut laparlah yang telah mengeluarkan kalian dari negeri kalian, maka maukah kalian jika aku berikan kepada setiap pasukan kalian 10 dinar lengkap beserta makanan dan pakaian, dengan syarat kalian harus kembali ke negeri kalian, dan pada tahun depan datanglah kembali padaku dan aku akan memberikan jatah yang serupa?" Khalid menjawab, "Sesungguhnya bukanlah perut lapar dan kemiskinan yang mengeluarkan kami dan negeri kami sebagaimana yang engkau sebutkan tadi. Tetapi sebenarnya kami adalah sekelompok manusia peminum darah, dan telah sampai kepada kami berita bahwa tidak ada darah yang lebih segar daripada darah kalian, bangsa Romawi. Untuk itulah kami datang ke sini." Mendengar perkataan itu para sahabat Bahan berkomentar, "Demi Allah ucapan seperti ini baru pertama kali kita dengar dari bangsa Arab."[Uraian ini di sebutkan panjang lebar oleh Abu Ismail al-Azdi, Futuh as-Syam, him. 199-207.]
Jihad In My Heart By Rashidlv On Photobucket
Jihad In My Heart By Rashidlv On Photobucket

Pertempuran Perang Yarmuk Mulai Berkobar


Ketika persiapan telah matang, dan perundingan menemui jalan buntu, Khalid maju menemui Ikrimah bin Abu Jahal dan al-Qa'qa' bin Amru (keduanva pemimpin pasukan pertahanan sayap kiri dan kanan) serta menginstruksikan kepada keduanya untuk memulai penyerangan. Segera keduanya maju dan mengajak musuh untuk melayani mereka adu senjata perang tanding. Maka mulailah para pahlawan dan jagoan tiap pasukan maju. Dan perang tanding itu mulai membuat suasana memanas.

Sementara Khalid berdiri di antara barisan sambil menyaksikan regu-regu yang terdiri dari para jagoan perang mulai beraksi berperang tanding dean tentara musuh, sambil mengirimkan para sahabatnya untuk mengatur strategi bertempur sebaik mungkin.
Kisah Islam Gregorius Jarajah Theodorus Pada Perang Yarmuk

Kisah Islam Gregorius Jarajah Theodorus Pada Perang Yarmuk

Khalid Bin Walid Dan Panglima Romawi Yang Masuk Islam Salah seorang panglima besar Romawi yang bernama Jarajah keluar barisannya dan meminta kepada Khalid bin Walid agar mau menemui nya. Khalid segera menemuinya dan kedua kuda mereka berhadap-hadapan leher. Jarajah berkata; "Wahai Khalid beritahukan aku dan jujurlah, sebab orang merdeka tidak akan berbohong, dan janganlah engkau membohongiku sesungguhnya orang yang mulia tidak akan berbohong terhadap orang yang berhubungan dengan Allah. Apakah Allah pernah menurunkan kepada Nabi kalian sebuah pedang yang diberikannya kepadamu hingga setiap kali engkau hunus terhadap musuhmu pasti mereka akan kalah?" Khalid menjawab, "Tidak." Jarajah kembali bertanya, "Jadi kenapa engkau dijuluki pedang Allah?" Khalid menjawab, "Sesungguhnya Allah telah mengutus NabiNya kepada kami. Nabi tersebut menyeru kami, tetapi kami malah berlari men-jauhinya. Kemudian sebagain dari kami membenarkannya dan sebagian me...

Kisah Kepahlawanan Tentara Islam Pada Perang Yarmuk

Kisah Kepahlawanan Tentara Islam Pada Perang Yarmuk

Contoh Dari Pengorbanan Dan Kepahlawanan Tentara Islam Muslim Soldier - Image Source: yamani313.wordpress.com Az-Zubair bin al-Awwam adalah salah satu tentara yang mengikuti perang Yarmuk. Dan dialah sahabat yang paling mulia dalam peperangan ini. la termasuk penunggang kuda yang cekatan dan pahlawan yang paling berani. Dalam peperangan ini sebagian dari jagoan Islam maju mendekatinya dan berkata, "Tidakkah engkau menyerbu ke dalam barisan musuh dan kami akan ikut bersamamu?" Az-Zubair berkata, "Kalian tidak akan sanggup," mereka menjawab, "Kami sanggup bertahan!" Az-Zubair membawa mereka menyerbu kedalam barisan musuh, ketika mereka mulai masuk ke dalam pasukan musuh para prajurit yang mengajak az-Zubair tadi tidak berhasil masuk menyerbu ke dalam pasukan musuh, sementara az-Zubair telah menembus barisan musuh hingga keluar dari sisi yang lain, setelah itu dia kembali masuk dari arah itu hingga kembali kepada para prajurit yang mengajaknya tadi....

Akhir Perang Yarmuk Kaum Muslimin Mengalahkan Pasukan Romawi

Akhir Perang Yarmuk Kaum Muslimin Mengalahkan Pasukan Romawi

Akhir Peperangan Yarmuk Sumber Gambar: z13.invisionfree.com Ketika itu Khalid beserta Jarajah bergerak menyerbu pasukan Romawi yang berlari di antara pasukan kaum muslimin. Pasukan Romawi berusaha mengumpulkan kembali tentaranya yang berlarian hingga sebagian pasukan Romawi kembali berkumpul dan menempati posisi masing-masing. Ketika itu Khalid berusaha menumpas mereka hingga pedang mereka saling bertemu, Khalid terus menerus memerangi mereka dari siang hari hingga matahari akan tenggelam. Waktu itu kaum muslimin hanya dapat melaksanakan shalat Zhuhur dan Ashar dengan isyarat. Jarajah akhirnya terluka dan meninggal dunia -semoga Allah merahmatinya- padahal dia belum pernah shalat menyembah Allah kecuali dua raka'at yang dikerjakannya bersama Khalid, tak berapa lama setelah itu pasukan Romawi melemah. Kemudian Khalid kembali menyerbu sampai di tengah-tengah kuda-kuda Romawi. Ketika itu kuda-kuda Romawi lari tunggang langgang ke padang pasir, dan kaum mulimin sengaja membukak...

Khalid Bin Walid Menerima Berita Wafat Abu Bakar Ketika Perang Yarmuk

Khalid Bin Walid Menerima Berita Wafat Abu Bakar Ketika Perang Yarmuk

KEDATANGAN BERITA WAFATNYA ABU BAKAR ASHSHIDDIQ RA Sumber Gambar: z13.invisionfree.com Mereka bercerita, "Ketika kaum muslimin berada di medan pertempuran yang sedang bergejolak, para jagoan tengah bertempur, berperang tanding dan berdatangan dari segala penjuru, tiba-tiba datanglah seorang pembawa berita dari arah Hijaz menyerahkan sepucuk surat kepada Khalid. Khalid bertanya kepadanya, "Apa berita yang kau bawa?" Maka pembawa berita itu mengajaknya berbicara empat mata dan berkata padanya, "Sesungguhnya Abu Bakar ash-Shiddiq ra. telah wafat dan ia menunjuk Umar sebagai penggantinya. Umar menginstruksian agar Abu Ubaidah bin al-Jarrah yang menjadi panglima tertinggi." Maka Khalid berusaha merahasiakan berita ini kepada pasukannya agar mereka tidak menjadi lemah dalam kondisi itu. Khalid berkata kepada pembawa berita itu, sedangkan pasukannya mendengar ucapannya, "Engkau telah membawa berita baik!" Khalid segera mengambil surat tersebut dan m...

Romawi Kalah Dalam Perang Yarmuk - Perang Yarmuk Merebut Damaskus

Romawi Kalah Dalam Perang Yarmuk - Perang Yarmuk Merebut Damaskus

PERTANYAAN HERAKLIUS TENTANG RAHASIA KEKALAHAN PASUKAN ROMAWI PADA PERANG YARMUK Al-Walid bin Muslim berkata, Telah berkata kepadaku orang yang langsung mendengar dari Yahya al-Ghassani yang mendengar cerita dari dua orang lelaki dari kaumnya, keduanya berkata, "Ketika Kaum Muslimin turun memasuki Jordania, kami saling berkata sesama kami bahwa Damaskus akan dikepung. Kamipun berangkat berusaha mendapatkan informasi yang sebe-narnya. Ketika kami dalam keadaan demikian tiba-tiba datanglah utusan pendeta menyuruh kami untuk menghadapnya, kami segera datang menemuinya. Dia bertanya kepada kami, "Apakah kalian berdua dari warga Arab?" Kami menjawab, "Ya!" Kemudian dia bertanya lagi, "Apakah kalian berdua beragama Nasrani?" Kami menjawab, "Ya!" Dia berkata, "Hendaklah salah seorang dari kalian pergi mencari informasi mengenai kaum muslimin dan lihat bagaimana kondisi mereka? Sementara yang lainnya hendaklah bersiap-siap menjaga harta sauda...

Bersuci - Cebok Menggunakan Batu - Istijmar

Di antara kemudahan yang di ajarkan Syara’, salah satunya adalah istijmar. Istijmar merupakan alternatif bersuci ( baca: cebok ) dengan menggunakan benda selain air yang suci, yaitu dengan menggunakan batu maupun benda semisal yang bersifat keras. istijmar diperbolehkan bersama’an dengan adanya air. namun bersuci menggunakan air lebih utama dikarenakan secara asalnya, air merupakan alat bersuci dan bersifat lebih membersihkan najis. Ada beberapa syarat yang perlu di ketahui berkena’an dengan benda benda yang dipergunakan untuk istijmar, yaitu ; Benda yang di gunakan harus suci dan kering lagi dapat menyerap kotoran. Benda yang di gunakan bersifat keras dan kasar, semisal batu, kayu dan  sejenisnya. Tidak boleh istijmar dengan benda-benda berikut: Kotoran hewan. Benda-benda yang najis. Tulang karena dia adalah makanan bangsa jin. Dikiaskan kepadanya makanan manusia. Benda yang bisa membahayakan tubuh. Benda yang tidak bisa menyerap air. Benda yang mempunyai kehormata...

Copyright © MUSLIM BLOG