Ibnu Abbas Dan Kaisar Romawi

Diriwayatkan bahawa Kaisar Rom menulis surat kepada Ma'awiyah bin Abi Sufyan yang dibawa oleh seorang utusan. Isi surat tersebut: "Beritahukan kepada saya tentang suatu yang tidak ada kiblatnya (pengimaman), tentang yang tidak punya ayah, tidak punya keluarga (ibu-bapa) dan orang yang dibawa-bawa oleh kuburannya. Juga tentang tiga makhluk yang tidak dicipta dalam rahim, tentang sesuatu, setengahnya dan yang tidak terbilang. Kirimlah kepadaku dalam botol suatu bibit (sumber dari segala sesuatu)".
Ma'awiyah r.a. kemudian mengirimkan surat dan botol tersebut kepada Abdullah Ibnu Abbas r.a., pakar dan tokoh ulama fikah agar menjawab surat itu.
Ibnu Abbas r.a. menjawab seperti berikut: "Yang tidak punya kiblat (pengimaman) adalah Ka'bah. Yang tidak punya Ayah adalah Isa a.s. Yang tidak punya keluarga (ibu-bapa) ialah Adam a.s. Yang dibawa-bawa oleh kuburannya ialah Yunus a.s. yang ditelan oleh ikan hiu.
Adapaun tiga makhluk yang tidak dicipta dalam rahim ialah domba Nabi Ibrahim a.s., unta betina Nabi Saleh as., dan ular Nabi Musa a.s.
This picture is taken from: http://rama-m.deviantart.com
Adapun 'sesuatu' itu ialah orang berakal yang menggunakan akalnya. Setengah (separuh) dari sesuatu ialah orang yang tidak berakal tetapi mengikuti pendapat orang-orang yang berakal. Adapun yang tidak terbilang (apa-apa) ialah orang yang tidak berakal dan tidak mahu mengikuti fikiran orang-orang yang berakal.
Kemudian, beliau mengisi botol sehingga penuh dengan air dan berkata, "Air adalah bibit (sumber) dari segala sesuatu." Jawapan surat Ma'awiyah dikirimkan kepada Kaisar yang menanggapinya dengan penuh kekaguman.

Sumber: Himpunan Kisah-kisah Teladan
Keutamaan Membaca AlQuran

Keutamaan Membaca AlQuran

Abu Umamah r.a. berkata : "Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur'an." Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya." Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, " Kenalkah kamu kepadaku?" Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : "Siapakah kamu?" Maka berkata Al-Qur'an : "Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari." Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur'an itu : "Adakah kamu Al-Qur'an?" Lalu Al-Qur'an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca menghadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya,...

Idris `Alaihis Salam Dalam AlQuran

Idris `Alaihis Salam Dalam AlQuran

Kisah Nabi Idris `Alaihis Salam tidak tertera secara mendetail didalam AlQuranul Karim dan namanya hanya beberapakali saja tersebut didalam kitab suci, antara lain: Maryam 56 وَاذْكُرْ فِي الْكِتَابِ إِدْرِيسَ إِنَّهُ كَانَ صِدِّيقًا نَّبِيًّا Dan ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka, kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quraan. Sesungguhnya ia adalah seorang yang sangat membenarkan dan seorang nabi. Al Anbiyaa' 85 وَإِسْمَاعِيلَ وَإِدْرِيسَ وَذَا الْكِفْلِ كُلٌّ مِّنَ الصَّابِرِينَ Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Terjadi sedikit pergeseran dalam penterjemahan ayat Maryam 56 diatas; وَاذْكُرْ memiliki arti "dan ingatkanlah" dan diterjemahkan menjadi فاقصة   : وَقصة   - maka/ dan ceritakanlah. Hal ini bukan merupakan kesalahan fatal dalam sebuah penterjemahan karena hasil dari translasi perkataan tersebut tidak melenceng dari makna sebenarnya yang terkandung d...

Anjuran Berpuasa Sebagaimana Orang Dahulu

Anjuran Berpuasa Sebagaimana Orang Dahulu

Penjelasan Perintah Anjuran Puasa Dalam Al-Quran Puasa adalah aktifitas ibadah menahan keinginan diri untuk makan, minum maupun segala perbuatan yang dapat membatalkan, dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, berdasarkan syarat-syarat yang telah ditentukan, dengan tujuan meningkatkan ketaqwaan seorang muslim. Ritual puasa dalam Al-Quran dan injil atau puasa menurut kitab suci agama Islam, nasrani serta yahudi merupakan pembahasan yang menarik untuk dikaji karena Islam, Nasrani dan Yahudi mencatat dalam kitab-kitab ajaran agama mengenai ritual puasa. (baca juga: Siti Maryam Berpuasa ) Terjemah Al-Baqarah 183 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. Dr. M. Taqiud-Din & Dr. M. Khan: O you who believe! Observing As-Saum (the fasting) is prescribed f...

Makna Kata Rabb Dalam AlQuran

Makna Kata Rabb Dalam AlQuran

Kata ‘Rabb’ dalam Bahasa Arab memiliki makna yang beragam dan unik dalam penggunaannya. Kayanya nuansa makna Bahasa Arab menghasilkan kaedah berbahasa yang bertingkat sesuai dengan kegunaan dan penggunanya. Makna  ar-Rabb  secara bahasa [baca juga: Arti Dan Asal Kata Allah ] Ibnu Faris berkata, “Kata  Rabb  menunjukkan beberapa arti pokok, yang pertama: memperbaiki dan mengurus sesuatu. Maka  ar-Rabb  berarti yang menguasai, menciptakan dan memiliki, juga berarti yang memperbaiki/mengurus sesuatu. Ibnul Atsir berkata, “Kata  ar-Rabb  secara bahasa diartikan pemilik, penguasa, pengatur, pembina, pengurus dan pemberi nikmat. Kata ini tidak boleh digunakan dengan tanpa digandengkan (dengan kata yang lain) kecuali untuk Allah  Ta’ala  (semata), dan kalau digunakan untuk selain-Nya maka (harus) digandengkan (dengan kata lain), misalnya:  rabbu kadza  (pemilik sesuatu ini). Lebih lanjut imam Ibnu Jarir ath-Thab...

Arti Kata Dan Maksud Sijjin 'Illiyyin

Arti Kata Dan Maksud Sijjin 'Illiyyin

Tafsir Surah AlMuthaffifin Ayat 7 Dan 18 Defenisi mengenai Sijjin Dan `Illiyyin sangat mudah sekali diperoleh diduniamaya. Dua kata yang terkandung dalam AlQuran ini sedikit menimbulkan pertanyaan bagi sebahagian pelajar dalam ruang lingkup pendidikan Islam. Keingintahuan terhadap dua nama kitab yang diberikan Allah kepada catatan-catatan baik dan buruk manusia ini diperoleh apabila menelusuri kandungan Surat Ath-Thiffin dalam AlQuranul Karim. Dalam AlQuran, kata-kata tersebut diterjemahkan sebagai berikut:

Tafsir Al-Azhar Surah Al-Fil Ayat 1 - 5

Tafsir Al-Azhar Surah Al-Fil Ayat 1 - 5

Kisah Tentara Bergajah Abrahah Dalam Al-Quran Berdasarkan terjemah ayat-ayat berikut ini, dikisahkan bahwa dahulu terdapat sebuah pasukan perang yang kuat, dengan tentara yang menunggangi gajah, akan menyerang Mekah. Tujuan dari pasukan ini adalah menghancurkan Ka'bah, dan menaklukkan seluruh kota. Namun Allah Subhanahu Wa Ta'ala menggagalkan upaya mereka dengan mengirimkan tentara dari bangsa burung. Yaitu burung ababil yang dipersenjatai dengan batu-batu yang panas. Batu peluru yang panas itu, dilemparkan kepada pasukan bergajah, sehingga seluruh gajah dan tentara Abrahah tewas tercabik-cabik, seperti daun yang dimakan ulat. Kisah ini sangat masyur di kalangan bangsa Arab dan jazirah disekitarnya, yang mereka perbincangkan secara turun temurun. Sehingga pada saat Nabi Muhammad diutus menyebarkan ajaran Islam, Allah memfirmankan Surah Al-Fil (Gajah), sebagai salahsatu bukti kenabian. Berikut ini adalah kisah Abdul Muthalib yang dikhabarkan oleh Allahyarham Buya Hamka dalam...

Copyright © MUSLIM BLOG