Menyembelih Hewan Secara Islami

Cara menyembelih hewan sesuai syariat Islam berdasarkan hadits:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ
ثِنْتَانِ حَفِظْتُهُمَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذَّبْحَ وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ فَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ
و حَدَّثَنَاه يَحْيَى بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ ح و حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الدَّارِمِيُّ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ ح و حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ عَنْ مَنْصُورٍ كُلُّ هَؤُلَاءِ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ بِإِسْنَادِ حَدِيثِ ابْنِ عُلَيَّةَ وَمَعْنَى حَدِيثِهِ

Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ulayyah dari Khalid Al Khaddza` dari Abu Qilabah dari Abu Al Asy'ats dari Syaddad bin Aus dia berkata, "Dua perkara yang selalu saya ingat dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan supaya selalu bersikap baik terhadap setiap sesuatu, jika kamu membunuh maka bunuhlah dengan cara yang baik, jika kamu menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik, tajamkan pisaumu dan senangkanlah hewan sembelihanmu."
Dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami Husyaim. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Abdul Wahhab At Tsaqafi. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Nafi' telah menceritakan kepada kami Ghundar telah menceritakan kepada kami Syu'bah. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdurrahman Ad Darimi telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Yusuf dari Sufyan. (dalam jalur lain disebutkan) Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Jarir dari Manshur mereka semua dari Khalid Al Khaddza` dengan sanad dan makna yang sama dengan hadits Ibnu 'Ulayyah." (HR. Muslim - Lidwa Pusaka:3615)

Hadits diatas ini dikuatkan oleh 9 hadits dari perawi lainnya dan menjadi dasar bagi setiap muslim untuk melakukan penyembelihan hewan ternak dengan lebih beradab; yaitu tanpa menyakiti hewan tersebut sebelum dan selama proses penyembelihan, menajamkan pisau serta memberikan kesenangan kepada hewan dengan cara memberikan tempat yang layak serta memenuhi kebutuhannya sebelum proses penyembelihan/ qurban.

Dengan melakukan pemotongan menggunakan pisau yang terasah tajam pada tenggorokan, kerongkongan dan anatomi lain pada leher hewan, menyebabkan hilangnya rasa sakit terhadap hewan kurban dengan seketika dan mengeluarkan seluruh darah yang terdapat didalam tubuh hewan.

Berdasarkan penelitian Prof. Wilhelm Schulze dari University of Hanover, Germany pada 1978 dengan metode pendeteksian EEG, menyampaikan bahwa: Teknik penyembelihan hewan dengan cara Islam lebih beradab dibanding teknik pembiusan sebelum pembunuhan hewan. [simak pendapat beliau pada: http://www.unstunnedhalal.com/articles/view/?id=22 dan http://www.newscientist.com/article/dn17972-animals-feel-the-pain-of-religious-slaughter.html]

Ilustrasi Gambar Domba Kurban

Secara sederhana penjelasan dari hasil researh tersebut, sebagai berikut:

Prof. Schultz dan Dr. Hazim mengadakan  eksperimen beberapa ekor sapi; sapi-sapi tersebut dikelompokan menjadi dua kelompok, dimana pada setiap ekor sapi dipasangkan dua elektroda (microchip) yang disebut dengan Electro-Encephalogrph (EEG); yang dipasangkan dipermukaan otak yang menyentuh syaraf rasa sakit untuk merekam dan mengetahui derajat rasa sakit ketika sapi disembelih dan satu lagi Electro Cardiograph (ECG); yang dipasang di jantung untuk mengetahui aktivitas jantung saat darah keluar karena disembelih.

Selama penelitian, EEG dan ECG pada seluruh ternak dicatat untuk merekam keadaan otak dan jantung semenjak sebelum pemingsanan (atau penyembelihan) hingga hewan ternak benar-benar mati.

Hasil penelitian mencatat:

Penyembelihan menurut tuntunan Syari’at Islam


Pertama: pada 3 detik pertama setelah disembelih (dan ketiga saluran pada leher sapi bagian depan terputus), tercatat tidak ada perubahan pada grafik EEG. Hal ini berarti bahwa pada 3 detik pertama setelah disembelih tidak ada indikasi rasa sakit.


Kedua: pada 3 detik berikutnya, EEG pada otak kecil merekam adanya penurunan grafik secara gradual (bertahap) yang sangat mirip dengan kejadian deep sleep (tidur nyenyak) hingga sapi-sapi tersebut benar-benar kehilangan kesadaran. Pada saat tersebut, tercatat pula oleh ECG bahwa jantung mulai meningkat aktivitasnya.

Ketiga: setelah 6 detik pertama tersebut, ECG pada jantung merekam adanya aktivitas luar biasa dari jantung untuk menarik sebanyak mungkin darah dari seluruh anggota tubuh dan memompanya keluar. Hal ini merupakan refleks gerakan koordinasi antara jantung dan sumsum tulang belakang (spinal cord). Subhaanallah, pada saat darah keluar melalui ketiga saluran yang terputus di bagian leher tersebut, grafik EEG tidak naik, tapi justeru drop sampai ke zero – level (angka nol). Diterjemahkan oleh kedua ahli tersebut bahwa, “No feeling of pain at all!” (tidak ada rasa sakit sama sekali!) Allaahu Akbar! Walillaahil hamdu!

Keempat: oleh karena darah tertarik dan terpompa oleh jantung keluar tubuh secara maksimal, maka dihasilkan healthy meat (daging yang sehat) yang layak dikonsumsi oleh manusia. Jenis daging semacam ini sangat sesuai dengan prinsip Good Manufacturing Practice (GMP) yang menghasilkan Healthy Food.


Penyembelihan ala Barat (Western Method)


Pertama: segera setelah dilakukan proses stunning (pemingsanan) , sapi terhuyung jatuh dan collaps. Setelah itu, sapi tidak bergerak-gerak lagi sehingga mudah dikendalikan. Oleh karena itu, sapi dapat dengan mudah disembelih, tanpa meronta-ronta, dan (nampaknya) tanpa rasa sakit. Pada saat disembelih, darah yang keluar hanya sedikit (tidak sebanyak bila disembelih tanpa proses stunning).

Kedua: segera setelah proses pemingsanan, tercatat adanya kenaikan yang sangat nyata pada grafik EEG. Hal tersebut mengindikasikan adanya tekanan rasa sakit yang diderita oleh ternak (pada saat kepalanya dipukul).

Ketiga: grafik EEG meningkat sangat tajam dengan kombinasi grafik ECG yang drop ke batas paling bawah. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan rasa sakit yang luar biasa sehingga jantung berhenti berdetak lebih awal. Akibatnya, jantung kehilangan kemampuannya untuk menarik darah dari seluruh organ tubuh serta tidak lagi mampu memompanya keluar dari tubuh.

Keempat: oleh karena darah tidak tertarik dan tidak terpompa keluar tubuh secara maksimal, maka dihasilkan unhealthy meat (daging yang tidak sehat), sehingga tidak layak dikonsumsi oleh manusia. Disebutkan dalam khasanah ilmu dan teknologi daging (dipelajari di Fak. Peternakan UGM), bahwa timbunan darah (yang tidak sempat keluar pada saat ternak mati/ disembelih) merupakan tempat yang sangat ideal bagi tumbuh kembangnya bakteri pembusuk yang merupakan agen utama perusak kualitas daging.[Rincian penelitian diatas ditulis oleh Ahmad Fauzi, S.Ag Guru PAI pada Al-Azhar Kembangan: http://www.alazhar-kembangan.sch.id/index.php/pojok-smp/karya-guru/181-penyembelihan-hewan-antara-islam-vs-kafir]
Tafsir Surah AlBaqarah Ayat 23 -24 - Buat Satu Surah Semisal Ayat-ayat AlQuran

Tafsir Surah AlBaqarah Ayat 23 -24 - Buat Satu Surah Semisal Ayat-ayat AlQuran

Tafsir Al-Quran Surah Al-Baqarah Tentang "Buat Satu Surat Semisal Al-Quran" Al Baqarah 23 وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَى عَبْدِنَا فَأْتُواْ بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ وَادْعُواْ شُهَدَاءكُم مِّن دُونِ اللّهِ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al quran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar.(QS. 2:23) Dalam ayat ini Allah swt. menyatakan, "Jika kamu sekalian masih ragu ragu tentang kebenaran Alquran dan mendakwakan Alquran buatan Muhammad, cobalah buat satu surah semisal ayat-ayat Alquran itu ."

Tantangan Membuat Ayat AlQuran - Tafsir Dan Asbabun Nuzul Surah An-Nisaa' Ayat 82 - Al-Israa' Ayat 88

Tantangan Membuat Ayat AlQuran - Tafsir Dan Asbabun Nuzul Surah An-Nisaa' Ayat 82 - Al-Israa' Ayat 88

Tafsir Dan Asbabun Nuzul Surah An-Nisaa' Ayat 82 - Al-Israa' Ayat 88 Tafsir Al-Quran Surat An-Nisaa' Ayat 82 An Nisaa' 82 أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al quran? Kalau kiranya Al quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.(QS. 4:82) Ayat ini mencela orang-orang kafir dan orang-orang munafik tersebut ! karena mereka tidak mengerti tentang kerasulan Muhammad dan tidak mau memahami Alquran yang menjelaskan tentang kerasulan Nabi Muhammad itu, karena kalau mereka mau mengerti dan mau memperhatikan, niscaya mereka mengetahui bahwa kerasulan Muhammad dan Alquran itu memang sebenarnya dari Tuhan. Demikian janji Allah kepada orang mukmin dan ancaman Nya kepada orang kafir dan orang munafik sebagaimana yang disampaikan oleh Muhammad adalah suatu hal yang pasti sebagaimana pasti benarnya ayat-ayat yang...

Kecelakaan Bagi Orang Yang Shalat - Tafsir Surah Al-Maa'uun Ayat 4 - 5

Kecelakaan Bagi Orang Yang Shalat - Tafsir Surah Al-Maa'uun Ayat 4 - 5

Tafsir Departemen Agama Republik Indonesia Dalam Tafsir Al-Quran Depag RI (Departemen Agama; sekarang menjadi Kementerian Agama) didapati ungkapan kata "Kecelakaan Bagi Orang Yang Shalat" pada Surah Al-Maa'uun Ayat 4 - 5. Celakalah bagi orang-orang yang mengerjakan sholat (salat) dengan tubuh dan lidahnya tidak sampai ke hatinya. Surah Al-Maa'uun Ayat 4 - 5 Arti Dan Makna Kata "Saahuun/ Lalai" فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ Al Maa'uun 4 Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ Al Maa'uun 5 (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, Dalam ayat-ayat ini Allah mengungkapkan satu ancaman yaitu celakalah orang-orang yang mengerjakan salat dengan tubuh dan lidahnya tidak sampai ke hatinya. Dia lalai tidak menyadari apa yang diucapkan lidahnya dan yang dikerjakannya oleh sendi anggotanya. Ia rukuk dan sujud dalam keadaan lengah, ia mengucapkan takbir tetapi tidak menyadari apa yang diucapkan...

Rasulullah Berdakwah Kepada Kabilah Arab Pada Musim Haji

MEMPERKENALKAN ISLAM KEPADA QABILAH DAN INDIVIDU TERTENTU Dalam bulan Zulkaedah tahun kesepuluh kebangkitan Baginda bersamaan penghujung bulan Juni atau permulaan bulan Juli tahun 619 Masihi, Rasulullah telah selamat balik ke Makkah, dengan niat dan azam untuk memulakan semula pengenalan Islam kepada qabilah-qabilah dan individu-individu tertentu, semakin hampir dengan musim haji, semakin ramai, orang memasuki kota Makkah, sama ada sebagai pejalan kaki, atau menunggang kenderaan yang kekurusan pada perjalanan jauh, kedatangan berduyun-duyun dari berbagai-bagai pelusuk, dengan satu tujuan, iaitu mengerjakan ibadat haji, dan untuk memperolehi sesuatu kemanfaatan untuk diri masing-masing, setemsnya untuk mengingati Allah dalam beberapa hari tertentu, peluang ini memang Rasulullah menanti-nantinya, Baginda menemui qabilah demi qabilah memperkenalkan Islam kepada mereka semua dan menyeru kepadanya, iaitu seperti mana Baginda lakukan mulai tahun keempat kebangkitan Baginda. QABILAH-QAB...

Perang Yarmuk - Kisah Lengkap - AlBidayah Wan Nihayah

Perang Yarmuk - Kisah Lengkap - AlBidayah Wan Nihayah

Peperangan Yarmuk Peperangan Yarmuk terjadi pada tahun 13 H sebelum penaklukan Damaskus. Sebagimana yang disebutkan oleh Saif bin Umar, dan di ikuti oleh Abu Ja'far Ibnu Jarir ath-Thabari.[ Tarih ath-Thabari, 3/406 ] Adapun al-Hafizh Ibn Asakir menukil dari Yazid bin Abu Ubaidah, al-Walid bin Muslim, Ibn Luhaiah, al-laits bin Sa'ad, dan Abu Ma'syar bahwa peristiwa ini terjadi pada tahun ke 15 H setelah penaklukan Damaskus. Muhammad bin Ishaq serta Khalifah bin Khayyat mengatakan, bahwa peperangan Yarmuk terjadi pada hari senin setelah lewat lima bulan Rajab tahun 5 H.[ Tarikh Dimasyq, 1/254 ] Ibnu Asakir berkata, "Inilah yang benar, dan adapun yang dinyatakan oleh Saif bahwa peristiwa ini terjadi sebelum penaklukan Damaskus pada tahun 13 H, maka tidak satupun yang mengikuti perkataannya.[ Menurut Ibnu Katsir, yang masyhur adalah riwayat Saif, dan riwayat ini dijadikan sandaran ath-Thabari dan berjalan di atasnya, demikian pula Ibnu Atsir turut mengikutinya, dan ...

Khalid Bin Walid Bergabung Dengan Pasukan Islam Dalam Perang Yarmuk

Khalid Bin Walid Bergabung Dengan Pasukan Islam Dalam Perang Yarmuk

Kedatangan Khalid bin al-Walid dari Iraq Menuju Syam Tentara Islam - Muslim Warrior - Soldier Of Allah Image Source:  zaki994.deviantart.com.jpg Ketika para sahabat meminta bantuan kepada Abu Bakar ash-Shiddiq ra. sambil memberitahukan kedatangan tentara Romawi dengan jumlah besar ke Yarmuk, maka Abu Bakar ash-Shiddiq ra. menulis surat kepada Khalid bin al-Walid agar menarik diri dari Iraq dan meninggalkan penggantinya di sana untuk selanjutnya berjalan dengan cepat menuju Syam dengan bala tentaranya. Jika telah sampai ke Syam maka dialah yang menjadi pemimpin tertinggi seluruh pasukan. Di Iraq Khalid menunjuk al-Mutsanna bin Haritsah sebagai penggantinya. la bergerak cepat membawa 6000 personil pasukan menuju Syam. Sementara yang menjadi penunjuk jalan waktu itu adalah Rafi' bin Umairah ath-Tha'iy. Rafi' menunjukkan kepada Khalid agar berjalan melalui as-Samawah.[ Padang pasir yang terkenal, gersang tidak memiliki pohon ataupun bebatuan, terletak antara Kufah dan S...

Copyright © MUSLIM BLOG